mengenangmu adalah pekerjaan meny-sugesti butiran kristal pancainderaku.
Pelukan hangatmu tak lagi kurasa,
canda-tawamu adalah masih di-inginkan kedua gendangku.
Masih kurindukan sentakan kakimu di-panggung tempatmu meng-ada-kanku.
10 jari-jari tanganku adalah menginginkan rutinitas kewajibanku, meng-urut punggungmu saat merebah kelelahan di kasur depan TeVe.
29 Agustus 2010 tak ubahnya kiamat kecil untukku dan adikku!
Kuikhlas namun tak iklas.
Ingin kususul namun apa tak!
Ke-tidak-sanggupanku memebuatku terpedaya.
Ahhhhh!
Bedapun terlintas. Sungguh terasa alirannya,beda.
Dari sudut manapu sangat berBEDA.
Tempatmu melahirkanku sepi, ruangan ini.SEPI.
tak ada yang membuatku bersua.
Kasih-sayangpun mengikis.
Vakum-vakuman dan keterasinganpun merjalela.
AL-FATIHA*AL-FATIHA*Al-Fatiha!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar