Minggu, 29 Juli 2012

Gunung Marari

Kemarin aku dan MEREKA meluangkan waktu ke tempat ini. Letaknya tepat ditengah-tengah desa locok yang dikelilingi oleh perkebunan. Tak ada yang menarik ataupun spesial, tp kenapa ramai dikunjungi kalo bulan Ramadhan seperti ini.? Dibandingkan dengan gunung manduk mungkin gunung manduk yang lebih  jempolan, lubang segitiganya itu yang sangat Amazing#sebuatan yang wahhhh dari seorang Yan.
                                                        
hummmmmmmmmmmmmmmmm...
Diant with Indera -_-

Al-Fatiha untukmm.

Senyap menjalani permainan hidup tanpamu,
mengenangmu adalah pekerjaan meny-sugesti butiran kristal pancainderaku.
Pelukan hangatmu tak lagi kurasa,
canda-tawamu adalah masih di-inginkan kedua gendangku.
Masih kurindukan sentakan kakimu di-panggung tempatmu meng-ada-kanku.
10 jari-jari tanganku adalah menginginkan rutinitas kewajibanku, meng-urut punggungmu saat merebah kelelahan di kasur depan TeVe.

29 Agustus 2010 tak ubahnya kiamat kecil untukku dan adikku!
Kuikhlas namun tak iklas.
Ingin kususul namun apa tak!
Ke-tidak-sanggupanku memebuatku terpedaya.

Ahhhhh!
Bedapun terlintas. Sungguh terasa alirannya,beda.
Dari sudut manapu sangat berBEDA.

Tempatmu melahirkanku sepi, ruangan ini.SEPI.
tak ada yang membuatku bersua.
Kasih-sayangpun mengikis.
Vakum-vakuman dan keterasinganpun merjalela.

AL-FATIHA*AL-FATIHA*Al-Fatiha!

Kamis, 26 Juli 2012

eSeMeS dan suaraMaherZein

Batu Noni, Juni 26 '12

Tuntun aku di jalanMu selamanya...
Tenang dan damai ku simak lagu ini, setianya suara MZ menemaniku malam ini setelah kulantunka ayat-ayat Al-Qur'an. Sekadar corat-coret apa yang kurasa sekarang. Ada rasa sepi, rindu-merindu,pikiran melalangbuana entah kemana. Tak ada alternatif terjitu untuk keluar dari konteks ini, kecuali putar musik dan sms dengan siswa-siswiku. Hanya itu yang bisa aku perbuat sekarang, hmmmmm tapi sms dengan mereka sangat seru loh. khehehhehehe#Ada-ada saja, guru dan siswa yang lagi menggila berat.
Malam ini dan malam-malam sebelumnya, sama#SEPI. Ada-ada saja yang bisa kulakukan namun setelah itu sepi lagi. Ada apa dengan diriku? Kurang bereskah atau melebihi bereskah? "Ahhhhh,masa bodoh", gumamku dalam hati.
Kugerakkan jari-jari tanganku di atas tombol komputerlipat dan Hape secara bergantian, tombol komputerlipat dan tombol hape. Berselang-seling tanpa jeda atopun perhentian. Daripada cengang-cengung,lebih baik begini kan? Khehhehehe#Nabilang Prof. Kasruddin XI Arsitek yang penting happy dan aku meng-iakan begitu saja happynya itu. "malam ini begitu sepi" pesan singkatku, kirim ke banyak#grup SMK4 XI. Ting hapeku berbunyi satu kali mengisyaratkan respon ada, lalu kubuka balasan dari Imam Oto 2 "disinipun begitu",berdering kedua kalinya balasan kasruddin arsitek "sama juga, dari tadi aku telpon pacar tapi tak diangkat atau digubris", balasan ketiga dari sardianti akun "kenapa bisa sepi?", balasan keempat dari firman Oto 2 "Alhamdulillah!", balasan kelima dari yana akun "sama". Hmmmmm sungguh sangat bervariasi jawaban mereka. Kwkwkkwkwkwkw. Suasana sibuk sendiripun sangat kental di kamar ini, maklumlah hidup sebatangkara tapi banyak keluarga. Kurebahkan tubuh kasarku di pembaringan rongsok nan hangat ini, tak ada suara kecuali angin dan nyanyian jengkrik. "ahhhh, suasana ramadhan kali ini benar sangat  sepi", teriakku membatin.



Minggu, 22 Juli 2012

MasaDanLalu

29 Januari 2010[AMBIGU]
kusayang dirimu karena tabiatmu
kucintaimu karena karaktermu
kusetia karena sumpahserapahmu dibulan Desember....
kurindui tatapan cintamu
kumenginginkan engkau bermetamorfosis dalam hatidanjiwaku
dan kubenci apa yang kurasakan sekarang..........
...................................................
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
????????????????????????
!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


5 February 2010 [DAN PISAU ITU DINAMAKAN KEPALSUAN DAN KEBOHONGAN]
Akhirnya sampailah pada puncaknya. Pembuluh kesabaranku yg telah lama mendarah daging dikalbuku pecah juga oleh wejangan bahasa2 tersiratmu itu.Hari demi hari kutempel stomata pembuluh itu mealui kebungkaman mulutku hanya ingin mengabadikan,tapi ya aku hanya mencoba saja walaupun bungkam dan mencoba adalah pekerjaan yang melelahkan batin.Ternyata benteng kesabaran ma keikhlaanku selama ini masih kurang,masih memerlukan pertahanan kepercayaan, kesetiaan dan kawan-kawannya. Selama ini kukomandokan mulutku untuk bungkam karena intuisilah yang memberinya aba-aba katanya masih sayang sama kamu,tapi itu semua kau salah posisikan brow..Kebungkaman itu kau manfaatkan dengan terus bohong. bohong, dan membohongi manusia yang ada pada jiwaku ini.Heeh...tak semudah itu brow, aku bukanlah anak TeKa yang bisa kau suap terus dengan nyanyian2 omong kosongmu.Emangnya selama ini kamu gak tau ya atau pura2 ga tau????Atau kamu sudah mati rasa?, atau hatimu benar2 terbuat dari batu???Asal kamu tahu,kebohonganmu itu aku tau dari dulu.Tapi aku terus memilih untuk diam,bungkam, dan vakum.Alasannya cuma satu, masih sayang kamu kata hatiku. Aduh yang lebih lucu lagi, kebohongan itu aku tampung satupersatu,katanya sih ingin menguji apakah kamu masih melakukan itu dan yang lebih lucunya lagi,,kejadian itu terulang berkali-kali. Duh....betul2!!!!Sudah lama aku memancingmu untuk mengakui kekeliruanmu itu dan datang padaku untuk minta maaf,habis perkara dan kita mulai lagi dari ennol,tapi ga ada respon..

Sebelum hatimu meminta maaf, aku sudah maafkan. Tapi sekarang yang kuinginkan hanya maaf dari lisanmu saja,,,cuma itu!!!



12 Maret 2012 [TUHAN DIMANAKH ENGKAU SIMPAN IKHLAS-MU.?]

Seakan ku diperelokan bayanganku sendiri.
Terlalu munak kumenertawai yang telah menimpa gumpalan dan butiran panca-pancaku.
Seakan kuterkesima atas apa yang telah dia lakukan padaku.
Seakan kumelolong, menyaksikan sketsa  yang DIA perlihatkan padaku.
Seakan kumeronta-ronta, menonton panggung kepalsuan yang telah D I A skenariokan.
Tak bisa ku ikhlas atas apa yang telah MEREKA lakukan hari ini.
                           Air mata tak bisa keluar namun hati meronta menangis.
                           Kebekuan ikhlas di hati menginginkan pengisolasian dalam sistem kekerabatan.

MEREKA :)


Jagoankuuuu, khahhahaha! Maksudnya sok jagoannn. Selalu ada rasa tenang bila ku menyatu dengan mereka. :) Kumerindukan kalian anak-anakku.!






Manusia jadi-jadiannya XI Otomotif 2 :D

Lewaja -_-. With Ibu Psikolog :)
Pose tak bersistem :D Kwkwkkwkwkwkwkwk
diriku

Yana,Rais,Hajrah,Gunirma :P Manggugu!
Sardianti XI Akun. Pisssss Diant :)

Ramadhan 1433 Hijriah


1 Ramadhan 1433 Hijriah,

            Sapaanku malam ini#Dari Hati! J
Sebelum kutunaikan kewajibanku sebagai rakyat Muhammad dan sebelum kuyakini tentang niat suci menyucikan diri. Izinkan diriku memohon dan meminta maaf kepadamu tentang perkataan dan perilaku senonoh yang menyakiti ataupun melukai. Maav lahir batin.
Syaidah Baharuddin Tonda :)

            Inilah haturanku kepada mereka yang aku kenal. Gerbang haturan di Ramadhan nan indah ini. Alhamdulillah, masih kudiberi nikmat oleh Sang Pemilik Hati Murah nan Bijaksana Allah SWT. Kesempatan yang tak terdeskripsikan lagi nikmatnya. Tak bisa kusalurkan bagaimana ku lantunkan rasa Syukurku kepada-Mu. Tentang kesempatan, nikmat menyatu dengan leluargaku, dan nikmat segala-galanya. Walaupun rasa sedih gulana telah kualami, namun  rasa syukurku tetap mengalir. Puasa kali ini adalah puasa kedua tanpa mama. L. Sedih rasanya, tapi harus berani. Ahh mama, aku merindukanmu. Sangattt.!
            Alhamdulillah, pembuka sahur puasa pertama adalah menu daging sapi buatan kakak dan daging ayam rica-rica buatan kakak ipar. Hummmm nyummmmi. J. Walaupun tak ada kegiatan yang special namun tetap ‘wah”. Tapi ada yang beda puasa kali ini, terbagi-bagi, ada yang nungguin hilal/pemerintah dan ada yang menghitung hisab saja/Muhammadiyah. Kali ini kuikuti kata hati, kuikuti perhitungan hisab. Niatttnya saja yang utama.
            Setelah menjalankan aktivitas sahur, kurebahkan lagi badanku di benda yang empuk ini. Tak ada hasrat menyentuh al-Quran, entah kenapa L. Kustell weker alarm hapeku tepat di angka 04.45, kulanjutkan tidurku. Dalam tidur ku berharap bermimipi ketemu mama namun tak ada,yang ada mimpi-mimpi aneh dan mustahil. Wekerkupun berdendang menyanyikan lagu “ibu”nya Iwan Fals. Akupun bangun dan menunggu azan Subuh. Setelah terdengar suara azan, akupun mengambil air wudhu dan menjalankan aktifitasku sebagai warga muslim. Setelah sholat subuh terlaksana, kulanjutkan dengan rutinitas harianku “Nyupi alias nyucipiring”hummmmm rutinitas  yang sangat membosankan.
            # Ahhhh tak ada racikan kata yang terbesit dibenakku. Payah!
Setelah kujalankan rutinitaku itu, kualihkan perhatianku tepat diwajah ponakanku, Muhammad Zaheerul Islam/4bulan. Duhhhh lucu dan gemesssin. Kusentakkan kaki menuju jalan yang berada tepat di depan rumahku, kuikuti alurannya sampai di rumah tanteku. Dalam perjalanan tak henti kusapa dan kualihkan perhatiannya..
            Dari rumah tante, kami sekeluarga menuju ke kebun untuk mencabut bawang penyakitnya papa, aduhhh papa untuk kedua kalinya gagal panen lagi dan mengalami kerugian yang lumayan “wah”. Tapi kata papa, “bertani memang begitu permainannya. Tak selamanya berhasil terus, sama halnya dengan hidup”. Tak ada satu keluhanpun dari papa, itulah dia. J dan sangat membuatku bangga kepadanya. Is the best. :)
            Raja siang tak terlalu menampakkan dirinya pagi ini, alhamdulilah aktivitas di kebun lancer. Setelah pukul 10.40-an kamipun selesai melaksanakan pekerjaan kami dan langsung pulang. Di rumah aku langsung tidur pulass karena kecapen.
            Waktu terasa begitu cepat, nda terasa jam menunjukkan pukul 16.00, kulihat kakak perempuanku sibuk di dapur untuk menu buka puasa nanti. Ohhhhh, ternyata dia membuat kolak. Dan aku tidak terlalu menyukai menu itu. Ku ambil kunci motor dan kuberlari ke rumah tanteku, subhanallah ku mendapatinya membuat es pisang ijooo. Hummmmm. Nyummmmy!:) “buka puasa pertama di ruma tante”, gumamku dalam hati.*CukupSampaiDisini.!!!


2 Ramadhan 1433 Hijriyah.
            Sahur dengan menu yang kemarin, papa agak ndak suka dengan menu itu. Tapi apa boleh buat harus dimakan. Hmmmm, papa ada-ada saja. Hari ini kulalui dengan rutinitas yang itu lagi, again-again*nyupir! J dilanjutkan ke kebun. Hmmmm petani biar puasa tetap harus ke kebun walaupun hanya sekedar menyapa sumber dan rahim hidup. Kegiatanku kali ini bener-bener menguras tenaga*nda usah diperjelas panjang-lebarnya ngapain yang penting menguras segala-galanya. :*..
            Dari kebun kulanjutkan tidur sambil smsan dengan siswa-siswaku*rasanya ada yang kurang kalo diriku tak menyapa mereka walopun hanya dalam bentuk sms saja, itu sudah melebihi dari cukup. Selesai tidur kubantu kakak didapur menyiapkan menu buka hari ini.
            Waw, ternyata dia membuat makanan kesukaanku “pisangIjoooh” J. Hmmmm mantappppp, untuk kedua kalinya….


3 Ramadhan 1433 H.
            Kegiatanku sama dengan yang diatas Cuma yang membedakan hari ini aku nyuci dan membuat sayur, diakhiri dengan es buah. J

4 Ramadhan 1433
            Kayanya hari ini adalah hari yang sangat melelahkan tapi semoga berfaedah. Amin. Malam ke-4 ini, kakakku pulang ke rumah mertuanya. Itu menandakan kalo aku harus bangunmenyediaka santapan sahurnya papa. Tapi Alhamdulillah ku bisa melaksanakannya. Setelah sahur ku ambil laptop ku putar suara-suara yang mengisyaratkan keislaman. Ngaji. Sambil menyimak kulanjutkan aktifitasku yang lain sambil menunggu adzan subuh berkumandang. Waktu berlalu tanpa disadari, kuniatkan hari ini mengikuti pesantren kilat di sekolah tempatku mengajar. Kata seorang siswa kalo acaranya dimulai pukul 08.00, tp aku agak terlambat beberapa menit. menyenangkan saat-saat sepeti ini, berfaedah dan berpahala. Setiba di sekolah ternyata sudah banyak siswa dan guru yang berkumpul. Diriku agak malu berkumpul dengan mereka tapi namanya juga niat, jadiii ya aku harus melaksanakannya. Sempat kuikuti 2 ceramah agama hari ini, pembawa ceramah pertama aku kurang tau siapa namanya. Yang jelas seorang uztaz yang masih berstatuskan mahasiswa, dan Suhanalllah "calon suami idaman" pesan singkatku untuk Sardianti kelas XI Akuntansi. Setelah ceramahnya selesai dilantutkan lagi ceramah yang kedua oleh bapak uz.Hadis, seorang guru agama di sekolah tersebut.

DuaKali Ramadhan berlalu.




Ramadhan kembali  menyapa [aku, dia, kalian, dan mereka]
Syukur campur sedih,
Bahagia,haru , menangis melebur dalam isak yang mendalam.
Harap dan ingin yang tak sepadan dengan apa yang ada,
Harap masih ingin memeluk mama,
Ingin bercengkrama dengan mama,
Tak terasa dua kali Ramadhan telah berlalu, saat kau meninggalkanku dengan kondisi yang tak ingin tak.
Tak terasa dua kali ramadhan saat kau memeluk eratku di ruang pompaan darah, saat kau meronta kesakitan karena jarum dan alat-alat canggih medis.
Tak terasa saat kutak sadar bahwa aku akan kehilanganmu untuk selamanya.
Tak terasa saat kubisikkan ayat-ayat Allah di telinga kananmu.
Tak terasa saat kudiberi ujiab terberat dalam hidupku.
Tak terasa dua tahun tak pernah kusapa dirimu.
Dan tak terasa tanggal 29 Agutsus akan terulang lagi untuk kedua kalinya.
Tak terasaaaa, sungguh tak terasa. Namun sangatttt terasa kurindukan petuah, belaian hangatmu, bahkan makianmupun sangat kurindukan..
Mama kumerindukanmu. 
I luv U mom.